English Indonesia

Buah Nabar Conservation

Dunia yang Hilang & Lembah Tersembunyi Selamat datang di Dunia Buah Nabar Tentang kami

Buah Nabar Conservation

Dunia yang Hilang & Lembah Tersembunyi Selamat datang di Dunia Buah Nabar Tentang kami

Buah Nabar Conservation

Dunia yang Hilang & Lembah Tersembunyi Selamat datang di Dunia Buah Nabar Tentang kami

Tentang Buah Nabar Conservation

Buah Nabar Conservation merupakan area yang berlokasi di Deli Serdang, Sibolangit, Sumatra Utara, Indonesia. Nama "Buah Nabar"berasal dari istilah bunga bangkai Amorphophallus titanum (Becc.) yang sering ditemukan di lokasi Buah Nabar Conservation. Buah Nabar juga sering digunakan sebagai pengobatan untuk perdarahan saluran kemih.

Daerah Buah Nabar Conservation dipenuhi dengan berbagai jenis tanaman hutan seperti mahoni, jabon, bunga, rumput, ikan, alga dan fungi.


Sejarah Buah Nabar Conservation

Pada tahun 1960, wilayah Buah Nabar menjadi sasaran penebangan liar dan eksploitasi tanaman obat. Pada awal tahun 1999, Dr. Supeno Surija, pendiri Buah Nabar Conservation, kemudian membeli daerah ini dari penduduk setempat dan menjadikan daerah Buah Nabar kawasan konservasi. Satu-satunya cara untuk melindungi daerah kritis ini dari vandalisme dan perusakan hutan adalah dengan memiliki tanah tersebut. Saat ini, vandalisme di daerah Buah Nabar telah banyak berkurang. Pada tahun 2008, telah ditegaskan bahwa upaya ini berhasil. Tujuan dari Buah Nabar Conservation adalah untuk mempromosikan perlindungan hutan, penanaman hutan, dan mendorong masyarakat lokal untuk melestarikan alam.

Profil

Hal-hal yang kami lakukan:

Perintis Zero Burning

Dr. Supeno Surija, PhD. sebagai pendiri BNC telah melakukan riset tentang Dioxin Free sejak tahun 1995 sampai tahun 2000 serta memperoleh registrasi HaKI (Hak atas Kekayaan Intelektual) pada tahun 2001.

Konsep Zero Burning

Pada awal tahun 1999, pendiri BNC, Dr. Supeno Surija, PhD., telah mendesak berbagai pihak, baik pemerintah maupun perusahaan perkebunan swasta untuk tidak melakukan pembukaan lahan perkebunan dengan cara pembakaran lahan.

Daerah Resapan Air

Daerah resapan air diciptakan dengan adanya lapangan rumput, pepohonan, dan biopore. Lahan yang disediakan untuk resapan air dibuat dengan teknik biopore atau dengan kemampuan pepohonan.

Pemantauan dari Udara

Pemantauan dari udara sangat penting karena lokasi BNC merupakan lokasi yang luas dan memiliki kontur yang berbukit-bukit dengan ketinggian antara 400 - 650 m dpl.

Pencegahan Bencana Alam

Perusakan hutan, hulu sungai, dan penebangan liar merupakan penyebab terjadinya banjir, longsor, dan perubahan cuaca. Bencana tersebut menyerang berbagai daerah dan menimbulkan banyak korban di Indonesia.

Pendanaan

Untuk penguasaan lahan dan pengembalian kondisi alam, BNC membutuhkan dana yang besar. Sumber dana selama ini hanya berasal dari pendiri BNC. Saat ini, BNC mengharapkan adanya dana untuk pembelian lahan untuk dikonservasi.

Spesies

Spesies di Buah Nabar Conservation:

Tanaman

Hewan

Spesies Langka

Produk

Produk-produk kami

Kontak

Tinggalkan pesan untuk kami


Hubungi Kami

Buah Nabar ConservationArea Bebas Dioxin pertama di dunia

info@buahnabarconservation.org